TINJAUAN  

Cari :

IBI Dukung Pencapaian Imunisasi Lengkap


Kamis, 26/04/2018 WIB

1

 

 

Selasa, 25 April 2018
Ikatan Bidan Indonesia, yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Ibu Tuminah Wiratnoko, menghadiri Seminar Media "Capai Imunisasi Lengkap : Bersama Melindungi dan Terlindungi" yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia 2018.

 

Imunisasi menyelamatkan jutaan nyawa dan secara luas diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil dan efektif (hemat biaya) di dunia. Namun, masih ada lebih dari 19 juta anak di dunia yang tidak divaksin atau vaksinasinya tidak lengkap, yang membuat mereka sangat berisiko untuk menderita penyakit-penyakit yang berpotensi mematikan. Dari anak-anak ini, 1 dari 10 anak tidak pernah menerima vaksinasi apapun, dan umumnya tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan. Memperluas akses imunisasi adalah hal yang sangat penting dalam mencapai Sustainable Development Goals (SGDs). Vaksinasi tidak hanya mencegah penderitaan dan kematian yang  terkait dengan penyakit menular seperti tuberkulosis, diare, campak, pneumonia (infeksi paru-paru), polio, dan batuk rejan, vaksinasi juga membantu mendukung prioritas nasional seperti pendidikan dan pembangunan ekonomi.

 

Pekan Imunisasi Dunia, diperingati pada minggu terakhir bulan April yang tahun ini jatuh pada tanggal 24-30 April 2018, memfokuskan tindakan kolektif yang diperlukan dalam menjamin setiap orang terlindungi dari penyakit yang bisa dicegah oleh vaksin.

 

Fakta Utama Mengenai Imunisasi

1) Imunisasi mencegah penyakit, kecacatan, dan kematian dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, termasuk tuberkulosis, hepatitis B, difteri, pertusis (whooping cough/batuk rejan), tetanus, polio, campak, pneumonia, gondongan, diare akibat rotavirus, rubella, dan kanker serviks.

2) Imunisasi sekarang ini diperkirakan mencegah 2 hingga 3 juta kematian setiap tahunnya. Tambahan 1,5 juta kematian dapat dicegah apabila cakupan imunisasi global meningkat.

3) Selama 2016, diperkirakan 116,5 juta (sekitar 86%) anak-anak di bawah usia 1 tahun di seluruh dunia menerima 3 dosis vaksin difteri-tetanus-pertusis (DTP3). Anak-anak ini terlindungi dari penyakit menular yang dapat menyebabkan penyakit serius atau kecacatan dan berakibat fatal.

4) Sekitar 19,5 juta bayi di dunia masih melewatkan imunisasi dasar. Sekitar 60% anak-anak ini tinggal di 10 negara: Angola, Brazil, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Indian, Indonesia, Iraq, Nigeria, Pakistan dan Afrika Selatan

5) Cakupan imunisasi global telah stagnan di 86%, tanpa adanya perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir.

6) Terdapat peningkatan penggunaan vaksin baru dan vaksin yang kurang bermanfaat.

 

Pada kesempatan tersebut, seluruh stakeholder termasuk Ikatan Bidan Indonesia turut mendukung dengan menandatangani Komitmen Dukungan Capai Imunisasi Lengkap di Indonesia.

#VaccinesWork #ProtectedTogether #imunisasi#WorldImmunizationWeek

 

Sumber: dari berbagai sumber

ARTIKEL SELENGKAPNYA

Kunjungan ke Klinik Bidan



[Selasa, 13 Februari 2018] Dengan dukungan dari Pemerintah Kanada, UNFPA, serta UNICEF mengenai Hak Seksual dan Kesehatan Reproduksi yang juga dikenal dengan BERANI Project,
Baca selengkapnya...
Rabu, 14/02/2018 WIB

Semarak Pertemuan Ilmiah Internasional Kebidanan 2018 - International Day of The Midwife

Tanggal 5 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Bidan Internasional (International Day of The Midwife - IDM), dimana pada hari tersebut diakui secara internasional sebagai hari untuk menunjukkan dan menegaskan kiprah pelayanan bidan di dunia.
Baca selengkapnya...
Selasa, 08/05/2018 WIB

Pertemuan Ilmiah Tahunan Bidan 2017

[Jakarta] Pertemuan Ilmiah Tahunan Bidan tahun 2017 diselenggarakan pada tanggal 2-4 November 2017 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Baca selengkapnya...
Senin, 06/11/2017 WIB