VIEW  

Search :

Call for Abstract dan Konferensi KB Pasca Persalinan


Thursday, 06/10/2016

Empat setengah juta perempuan di Indonesia melahirkan setiap tahunnya. Untuk kesejahteraan bayi, ibu dan keluarganya, WHO menyarankan untuk menunda paling tidak selama Dua tahun sebelum hamil lagi. Keluarga Berencana Pascapersalinan dapat membantu menurunkan Kematian Ibu, Bayi dan Balita. Kementerian Kesehatan, BKKBN dan mitra pendukung melalui Pilihanku (Jhpiego, JHU-CCP, JSI, Avenir-UGM, DKT) beserta BKKBN dan Dinas Kesehatan di Asahan, Brebes, Bulukumba, Cilacap, Deli Serdang , Gowa, Klaten, Makassar dan Medan mencoba inovasi-inovasi baru mempromosikan KB Pasca Persalinan.

Tujuan dilaksanakannya Konfrensi 1 hari KB Pasca Persalinan di Jakarta, 24 Oktober 2016 adalah untuk :

  1. Meningkatkan kesadaran dalam kesempatan menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui program KB PascaPersalinan.
  2. Menggambarkan praktek berbasis bukti pelayanan KB Pasca Persalinan di Indonesia;
  3. Belajar dari dan meningkatkan praktek terbaik KB Pasca Persalinan di Indonesia

Abstract meliputi : Perorangan/ Riset/ Praktek terbaik. Maximum kata berjumlah 500 kata

  1. Tujuan / Latar belakang
  2. Intervensi Program / Kegiatan yang telah teruji
  3. Methodology (lokasi, keadaan, sumber data, waktu, penerima manfaat, jumlah peserta, pendekatan evaluasi)
  4. Hasil/key findings
  5. Implikasi Program/Pelajaran

Penulis dapat memilih fokus Bidang/Topik untuk Abstract yang akan dikirimkan dibawah ini :

  1. Pelayanan KBPP: IUP PP; Implants sebelum pulang; LAM; lainnya
  2. Program dan Implementasi KBPP : Kunjungan Pasca Nifas (Pemantauan rutin nifas, immunisasi, Gizi Bayi, Praktek Swasta, Standarisasi Pelayanan);
  3. Konseling KBPP: ANC; persalinan; pascapersalinan; Strategi Konseling Berimbang (KBPP)
  4. Monitoring dan Evaluasi: Temuan-temuan, Bagaimana menjaga kualitas data; Pengambilan keputusan berdasarkan data
  5. Pasca Aborsi termasuk Keluarga Berencana
  6. Pendampingan & Pelatihan: proces, alat bantu
  7. Kebijakan dan Advocacy: BPJS, manajemen rantai pasok
  8. Penggerakan Permintaan dan Perubahan Perilaku: inovasi penggunaan teknologi;
  9. Tantangan Kultural dan Perilaku dalam menggunakan KBPP; Komunikasi kesehatan

Sumber: kbpascapersalinan.org
Untuk informasi lebih lanjut silahkan kirimkan pertanyaan ke : admin@kbpascapersalinan.org. ABSTRACT PALING LAMBAT DITERIMA TANGGAL 14 OKTOBER 2016.

 

MORE ARTICLE

Ber-AKsi Melalui MONIKA

The competence of the Executing Officer determines the quality of service. A competent officer, will guarantee the implementation of standardized services. Quality services will have an impact on improving access and quality of services desired by clients / communities as well as health / family planning programs.
Read more...
Tuesday, 24/07/2018

Join ICM in the What Women Want campaign!

Join ICM in the What Women Want campaign!
Read more...
Thursday, 05/07/2018

Asuhan Persalinan Yang Berkualitas

Berdasarkan report ICM tahun 2011 dan Survey Bidan UNFPA di 58 negara termasuk Indonesia pada tahun 2010 ditemukan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi
Read more...
Thursday, 26/04/2012