TINJAUAN  

Cari :

Panduan Partograf Digital


Kamis, 08/03/2018 WIB

Penelitian partograf WHO dilakukan multisentral di Indonesia (4 rumah sakit), Thailand (2 rumah sakit), dan Malaysia (2 rumah sakit) selama 15 bulan (Januari 1990 - Maret 1991), menghasilkan modul/ form partograf yang sekarang banyak di pakai di mana-mana. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi penggunaan partograf dalam manajemen dan hasil persalinan, bahwa dengan menggunakan partograf dapat mengurangi agumentasi dengan oksitosin hingga 54 %, mengurangi lama proses persalinan yaitu persalinan yang lebih dari 18 jam serta mengurangi postpartum sepsis hingga 59%.


Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan mampu menerapkan partograf dengan tujuan angka kematian maternal dan perinatal dapat diturunkan secara bermakna sehingga mampu menunjang sistem kesehatan menuju tingkat kesejahteraan masyarakat. Kenyataannya kepatuhan petugas tenaga kesehatan maupun penolong persalinan dalam penggunaan partograf masih kurang.


Survey menyatakan bahwa kualitas pelayanan persalinan masih rendah khususnya dalam pemanfaatan partograf dalam persalinan, berdasarkan Kajian Kualitas Kesehatan Ibu dan Bayi yang dilakukan oleh kementrian kesehatan, WHO dan HOGSI, 2012 fasilitas pelayanan kesehatan yang menggunakan partograf dalam pertolongan persalinan masih rendah, yaitu 25 % Rumah sakit, 45 % di Puskesmas dan 54%di Klinik bersalin. Dengan rendahnya penggunaan partograf pada bidan dan pentingnya efektifitas waktu pencatatan partograf maka, aplikasi partograf ini menjadi solusi dalam pencatatan partograf.


Partograf Digital adalah aplikasi berbasis sistem operasi android yang digunakan sebagai alat pemantau kemajuan persalinan yang mengacu kepada partograf WHO (World Health Organization)

Berikut hasil karya Bidan Maya dari Tasikmalaya dalam studi S2 di Universitas Padjadjaran.
Buku Panduan dapat diunduh disini: user-guide

 

ARTIKEL SELENGKAPNYA

UNIVADIS

UNIVADIS adalah website yang menyajikan informasi lengkap dari sumber referensi/jurnal ilmiah terkemuka di dunia seperti
Baca selengkapnya...
Sabtu, 14/06/2014 WIB

Happy International day Of The Midwife

"Midwives, Mothers, and Families : Partners for Life!"
Baca selengkapnya...
Jumat, 05/05/2017 WIB

Belajar Cegah Kanker dari Julia Perez

Seorang ibu muda yang sedang menggendong bayi terlihat dalam antrian pemeriksaan kanker serviks. Sejak pukul 08.00 pagi, 4 Mei 2017, Kantor Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sudah mulai riuh rendah terdengar suara tangisan bayi dan anak-anak yang sedang mendapatkan pelayan gratis mulai dari pengobatan umum, pelayanan KB, imunisasi, posyandu, dan pemeriksaan dini kanker serviks.
Baca selengkapnya...
Senin, 08/05/2017 WIB