TINJAUAN  

Cari :

Puluhan Bidan PTT dan Tenaga Honorer Kawal Pembahasan RUU ASN di Gedung DPR


Senin, 21/11/2016 WIB




Puluhan Bidan Pegawai Tidak Tetap (Bidan PTT) dan tenaga honorer mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI).  Kedatangan mereka untuk mengawal proses pembahasan Revisi Undang-Undang Nomo 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Legislasi DPR-RI.


“Sengaja kami datang untuk mengawal sidang Baleg DPR agar memasukkan jadwal pembahasan Revisi Undang-Undang ASN pada masa sidang ini, kami terdiri dari perwakilan Bidan PTT Pusat Indonesia, Pager Nusantara (K2), FK THL POPT Nusantara,  FKP2I Pendamping Perkebunan, FKPPBI Penyuluh Perikanan, FTI Inseminator Perikanan dan Satpol PP,” kata Presidium Komite Revisi UU ASN, Mariani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Kamis, 17/11/2016).

Selain itu, ia mengatakan kedatangannya juga untuk memastikan agar pembahasan revisi UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN itu masuk dalam prolegnas prioritas tahun 2017.

Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR RI Firman Subagyo selaku pimpinan sidang sepakat untuk memasukkan pembahasan Revisi UU ASN dalam agenda rapat Baleg untuk masa sidang akhir tahun ini.

Selain itu, usai mengawal jalannya rapat di Baleg, puluhan Bidan PTT dan tenaga honorer tersebut menggelar audiensi dengan fraksi PDI Perjuangan. Di ruang rapat fraksi partai berlogo banteng itu, mereka diterima oleh empat anggota fraksi PDI Perjuangan, yakni Abidin Fikri, Rieke Diah Pitaloka, Arif Wibowo dan Masinton Pasaribu.

Kepada para Bidan PTT dan tenaga honorer itu, anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo meminta untuk tetap menjaga soliditas sehingga dapat membantu perjuangan di parlemen.

”Saya meminta untuk tetap menjaga kekompakan, sebab ini bukan urusan orang-perorang tapi menyangkut semua termasuk PTT, K2 dan honorer lainnya,” kata Arif.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Abidin Fikri meminta rombongan tersebut untuk mendatangi fraksi-fraksi lain sehingga pembahasan revisi UU ASN menjadi konsentrasi bersama.

“Fraksi lain juga didatangi agar menjadi isu bersama,” himbaunya.

Revisi UU ASN merupakan harapan ratusan ribu pekerja honorer di berbagai bidan profesi yang telah mengabdi puluhan tahun untuk menjadi Pegawai negeri Sipil. Mariani menjelaskan, ada 9 organisasi profesi yang tergabung dalam wadah perjuangan Komite Revisi UU ASN, yakni Bidan PTT Pusat Indonesia sebanyak 42.245 orang, Pager Nusantara (K2) 440.000 orang, FK THLBPPP Nusantara, Presidium Perjuangan ITBPPI, FK THL POPT Nusantara 11.170 orang, FKP2I Pendamping Perkebunan 1.451 orang, FKPPBI Penyuluh Perikanan, FTI Inseminator Perikanan 6000 orang dan Satpol PP. (AW/Red)

Sumber: http://empatpilarmpr.com/puluhan-bidan-ptt-dan-tenaga-honorer-kawal-pembahasan-ruu-asn-di-gedung-dpr/

ARTIKEL SELENGKAPNYA

Surat Edaran Eradikasi Polio Nasional



Surat Edaran dari Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia dalam rangka Eradikasi Polio Nasional
Baca selengkapnya...
Selasa, 23/02/2016 WIB

PP IBI Menghadiri Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI

PP IBI menghadiri undangan dari Komisi IX DPR RI dengan agenda Rapat Dengar Pendapat yang dihadiri oleh 5 Organisasi Profesi
Baca selengkapnya...
Kamis, 02/02/2017 WIB

Dukungan UNFPA Menghadirkan Konsultan Kebidanan Senior Internasional

Sejak tanggal 5 September hingga 19 September 2016, Ikatan Bidan Indonesia mendapat kehormatan karena kedatangan tamu dari United Kingdom (Inggris), Della R. Sherratt, MA, B.Ed. (Hons), MTD, RM, RN, NDipDN.
Baca selengkapnya...
Senin, 26/09/2016 WIB