TINJAUAN  

Cari :

TOT MIDWIFERY UPDATE


Kamis, 17/03/2016 WIB

Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan strategis yang memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan kebidanan untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, khususnya kesehatan reproduksi perempuan dan tumbuh kembang bayi & balita. Banyak ahli telah membuktikan bahwa meningkatkan status kesehatan ibu dan anak dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas dimulai sejak dini, yaitu sejak sebelum hamil atau bahkan dimulai dari masa remaja sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi perempuan.

Pengawasan kesehatan ibu sebelum hamil sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan. Demikian juga pengawasan kehamilan dan persiapan kelahiran serta kesiapan menjadi orang tua merupakan bagian yang sangat penting menjadi perhatian seorang bidan. Disamping itu bidan sebagai mitra perempuan dan menjadi role model bagi keluarga, oleh karena itu kesiapan bidan untuk memberikan pelayanan kebidanan berkualitas, menjadi kebutuhan yang mendasar. Selain itu dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat tersebut bidan harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku.

Bidan yang akan menjalankan praktik dan/atau pekerjaan keprofesiannya harus kompeten yang di buktikan dengan Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi. Sesuai Undang-undang No. 36 tahun 2014, pasal 46 bahwa setiap tenaga kesehatan yang praktik harus memiliki izin demikian juga Bidan yang akan menjalankan profesinya. Izin Praktik diberikan dalam bentuk Surat Izin Praktik Bidan yang selanjutnya disingkat SIPB, sebagai bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada bidan yang akan menjalankan praktik kebidanan setelah memenuhi persyaratan. Untuk mendapatkan SIPB, syaratnya adalah STR yang masih berlaku. Surat Tanda Registrasi berlaku selama 5 tahun. Syarat mendapatkan STR memiliki Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi.

Sertifikat tersebut diperoleh melalui proses sertifikasi yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi, dan pelaksanaannya bekerjasama dengan Organisasi Profesi, lembaga pelatihan, atau lembaga sertifikasi yang terakreditasi (Undang-undang No. 36 tahun 2014, pasal 21, ayat 2). Sertifikat Kompetensi diberikan pada lulusan Akademi Kebidanan, sedangkan sertifikat Profesi diberikan kepada lulusan Sarjana ditambah Program Profesi Kebidanan selama 1 (satu) tahun.

Kebijakan PP IBI utk Resertifikasi dilakukan melalui penilaian portopolio, yaitu selama 5 (lima) tahun harus menadapatkan sejumlah 25 (dua puluh lima) kredit profesi, 2 (dua) kredit profesi diantaranya diperoleh melalui Midwifery Update yang diselenggarakan oleh organisasi profesi.

Untuk menyampaikan Midwifery Update kepada seluruh anggota terutama yang akan melakukan resertifikasi, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sebagai organisasi profesi satu-satunya wadah bidan di Indonesia menyelenggarakan TOT Midwifery Update bagi pelatih Pengurus Pusat/Daerah/Cabang.

Sampai bulan Maret, telah terlaksana TOT Midwifery Update sebanyak empat angkatan
a. Angkatan 1 = 13-16 Desember 2015
b. Angkatan 2 = 14 - 17 Januari 2016
c. Angkatan 3 = 4 - 7 Februari 2016
d. Angkatan 4 = 10 - 13 Maret 2016

Setelah pelatihan TOT di Pusat, selanjutnya setiap Pengurus Daerah akan melakukan kegiatan TOT di wilayah masing-masing.
Diharapkan pada tahun 2017, pelatihan Midwifery Update ini sudah dapat diberlakukan sebagai pelatihan wajib bagi bidan yang akan re-registrasi STR.

ARTIKEL SELENGKAPNYA

HPEQ

Proyek HPEQ diharapkan akan berkontribusi pada pencapaian peningkatan layanan kesehatan melalui peningkatan kualitas penyedia jasa kesehatan; dokter, dokter gigi, perawat, dan bidan.
Baca selengkapnya...
Senin, 01/01/2007 WIB

POS BHAKTI BIDAN (PBB)

Pos Bhakti Bidan merupakan kegiatan yang menggambarkan tanggung jawab sosial bidan terhadap masyarakat di lingkungan bidan bedomisili.
Baca selengkapnya...
Senin, 01/01/2007 WIB

Editor Meeting dalam Peningkatan Kualitas Jurnal Bidan

IBI sudah mengakomodasi publikasi di jurnal lokal melalui Jurnal Ilmiah Bidan. Untuk itu, diperlukan pemahaman akan teknik dan kaidah penulisan ilmiah baik dan benar untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan bidan dalam menulis jurnal ilmiah di jurnal internasional dengan mengadakan Editor Meeting ini.
Baca selengkapnya...
Selasa, 20/12/2016 WIB