TINJAUAN  

Cari :

IBI Berkomitmen Untuk Berkiprah Di Tingkat Internasional


Senin, 09/11/2015 WIB

Sukses menyelenggarakan Pertemuan Imiah Tahunan (PIT) tahun lalu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada tahun 2015 mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Bidan Internasional (The Midwifery International Scientific Conference 2015) pada 7-9 Oktober 2015 dan Pertemuan Midwives Alliance of ASIA (MAA) yang telah diselenggarakan setelah PIT pada 9-10 Oktober 2015 di Jakarta. Acara yang mengusung tema: “Peran Bidan dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan, Mewujudkan Generasi Berkualitas” itu dihadiri oleh seluruh pengurus daerah dan anggota IBI dari seluruh Indonesia, perwakilan organisasi bidan di negara-negara Asia-Pasifik dan sejumlah pengurus asosiasi kebidanan internasional.

Sebagai pertemuan organisasi profesi, pertemuan tahunan tersebut tidak hanya membahas penanganan masalah etik dan hukum dalam pelayanan kebidanan, namun sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum IBI dan Vice President Midwives Alliance of ASIA, Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes, bahwa pertemuan internasional juga sangat penting mengingat ilmu pengetahuan dan teknologi pelayanan kebidanan (midwifery) berkembang sangat cepat dan dinamis sehingga anggota IBI dapat mengikuti perkembangan terkini dan dapat menerapkannya dalam praktik sehari-hari. Sehingga bidan Indonesia dapat menerapkan pelayanan kebidanan sesuai dengan bukti-bukti ilmiah (evidence based pratice).

Saat ini pengurus pusat IBI tengah menyusun agenda program dan mempersiapkan serta memaksimalkan kemampuan professional para pengurus pusat dan staffnya dalam rangka menyambut tawaran International Confederation of Midwives (ICM) yang berkantor pusat di The Hague-Amsterdam Belanda bahwa Indonesia sangat berpotensi dan diputuskan menjadi tuan rumah Kongres Kebidanan Dunia yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 di Bali.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM. dalam pertemuan dengan IBI bulan lalu menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap eksistensi organisasi IBI dalam meningkatkan bidan demi kesejahteraanibu, bayi, balita dan keluarga di Indonesia. Menteri juga mengatakan bahwa peran bidan sangat penting, terutama dalam penerapan program pemerintah yang mengusung NAWACITA, dimana pembangunan Indonesia dimulai dari daerah perifer (pinggiran). Selain itu juga peran bidan juga sangat dibutuhkan dalam penerapan program Sustained Development Goals (SDG’s).

Selain berkomitmen untuk meningkatkan kiprah pada tingkat internasional, IBI juga tetap berupaya memperhatikan kemajuan dan kualitas dunia kebidanan dan memberikan kontribusi besar kepada pemerintah untuk memberikan pelayanan kebidanan dan data pelayanan kesehatan demi kesejahteraan perempuan (ibu), bayi, balita dan keluarga Indonesia.

ARTIKEL SELENGKAPNYA

Pelatihan UPBD wilayah Banten dan DKI Jakarta



Unit Pelaksana Bidan Delima Pusat mengadakan pelatihan Managemen Unit Pelaksana Bidan Delima se Provinsi DKI Jakarta dan Banten
Baca selengkapnya...
Sabtu, 16/08/2014 WIB

Alur Pengajuan SKP ke Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia



Alur Pengajuan SKP ke Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia
Baca selengkapnya...
Kamis, 14/01/2016 WIB

Dutch Midwifery Summer School

Sebuah Program satu atau dua minggu untuk bidan dari luar negeri
Baca selengkapnya...
Kamis, 22/10/2015 WIB